Tips Bikin Budget Plan Buat Liburan ke Yogyakarta agar Tidak Boncos


source: magnific.com


Yogyakarta, salah satu destinasi wisata di Indonesia yang sudah dikenal sampai ke mancanegara. Selain keindahan alam dan kekayaan budaya, para wisatawan datang ke mari ternyata ada alasan lain, salah satunya yaitu murah. Banyak yang bilang, liburan ke Yogyakarta cukup terjangkau karena biaya jauh lebih rendah. Padahal, budget liburan setiap orang tentu berbeda-beda dan anggapan biaya murah ini terlalu subjektif. Semua itu tergantung dari itinerary yang sudah direncanakan sebelumnya, mulai dari akomodasi, food and beverage, masuk ke tempat wisata, sampai membeli oleh-oleh. 

Memangnya berapa, sih, minimum budget buat liburan ke Yogyakarta?

Yuk, coba simak di bawah, ya!

Biaya Transportasi

source: pexels.com/murod lens

Merencanakan liburan, selain membuat list kegiatan, Anda harus memikirkan akomodasi selama perjalanan, salah satunya transportasi. Pilihan transportasi untuk ke Yogyakarta ada banyak, bisa naik kereta, pesawat, bus, atau kendaraan pribadi. Akses jalannya sudah tersedia semua, tinggal menyesuaikan darimana Anda akan memulai perjalanan dan biaya yang sudah dianggarkan sebelumnya. 

Jika Anda masih berada di Pulau Jawa, pilihan kereta api lebih disarankan. Harga tiketnya berkisar Rp 74.000 sampai Rp 1.500.000, sesuai kelas yang diambil. Kereta jadi kendaraan yang efektif dan efisien. Namun, pilihan bus juga tidak buruk, sebab tiketnya lebih murah, hanya saja memerlukan waktu yang lebih lama. Sedangkan kalau dari luar Pulau Jawa, pesawat bisa menjadi opsi positif, tapi harga tiketnya memang agak mahal.

Biaya Penginapan

source: pexels.com/Vinoid C

Bila Anda ingin stay di Yogyakarta selama beberapa hari, tentu memerlukan tempat bernaung untuk sementara waktu. Di Yogyakata, tidak sulit untuk mencari penginapan, kok. Apalagi jika tempat yang dituju sekitar tempat wisata, misalnya Malioboro. Anda bisa memanfaatkan aplikasi pesan online untuk proses booking atau mencari informasi lewat sosial media. 

Ada beberapa pilihan penginapan yang bisa Anda temui di Yogyakarta, di antaranya hotel, hotel kapsul, kost indie, dan homestay. Jika ingin menggunakan hotel, pastikan tipe mana yang akan dituju. Di sana banyak hotel murah dengan fasilitas yang cukup memadai, harganya mulai dari lima puluh ribuan saja untuk satu malam. Nah, kalau bawa keluarga besar atau bersama lebih dari lima orang, homestay bisa jadi pilihan, harganya mulai dari lima ratus ribuan. 

Biaya Perjalanan Wisata

source: pexels.com/Djajaa Suara

Pembagian budget berikutnya adalah menghitung pengeluaran untuk pergi ke tempat wisata. Tentu, sebelum memutuskan pergi ke Yogyakarta, pasti sudah ada angan-angan ingin pergi ke mana saja. Anda bisa catat dan buat jadwalnya sesuai berapa lama waktu akan tinggal di Kota Gudeg ini. Agar lebih terorganisir, urutkan tujuan berdasarkan beberapa kategori, misalnya jarak, lokasi yang berdekatan, atau kemudahan akses jalan. 

Beruntung kalau wisata yang ingin Anda tuju dengan penginapan cukup dekat, jadi bisa berjalan kaki, sekalian eksplorasi lingkungan sekitar. Namun, jika tujuan Anda punya jarak tempuh cukup jauh, maka mau tidak mau harus memanfaatkan kendaraan-kendaraan tertentu. Misalnya transportasi umum seperti bus TransJogja (TJ). Bus ini punya beberapa rute yang bisa mengantar Anda menuju lokasi tertentu dengan biaya Rp 2.700 saja per kepala. Ada juga bentor atau becak motor, becak kayuh, andong yang mematok harga mulai Rp 25.000. Kalau opsi itu tidak memungkinkan, mau tidak mau Anda bisa mengandalkan ojek online dengan tarif yang masih terjangkau. Atau mau lebih private? Anda bisa mencari rental mobil yang harganya mulai dari Rp 250.000. 

Biaya Tiket Wisata

source: Pexels.com/Cahyo Rizki Pamudya

Membuat itinerary tempat tujuan, jangan lupa untuk mencantumkan biaya tiket masuk bisa diperlukan. Setiap wisata pastinya ketentuan masing-masing terkait tiket masuk. Beberapa bisa dipesan secara online, tapi ada juga yang harus membayar di tempat. Jadi, siap-siap uang cash bila diperlukan, ya. 

Harga tiket masuk (htm) di Yogyakarta pun beragam, mulai dari ribuan sampai puluh ribuan. Contohnya saja wisata berbayar di sekitar Malioboro yang berbayar meliputi Benteng Vredeburg dengan htm minimal Rp 10.000 per orang, Kraton Yogyakarta sekitar Rp 15.000 sampai Rp 30.000, Museum Kereta Kraton Yogyakarta dipatok Rp 15.000 hingga Rp 20.000, Museum Sonobudoyo Rp 5.000 sampai Rp 10.000, dan sebagainya. Terkadang, biaya itu belum termasuk bermain wahana di dalam tempat wisata, lho. Menyiapkan kocek lebih bisa menjadi tindakan preventifnya. 

Biaya Konsumsi

source: pexels.com/Umar ben

Tidak sedikit orang yang bilang kalau kuliner di Yogyakarta itu murah-murah. Lagi-lagi, sebenarnya pendapat itu adalah subjektif, karena saat ini makanan dan minuman di Yogyakarta semakin berkembang. Setiap tempat punya speciality-nya sendiri yang dipatok dengan harga tertentu. Bahkan, ada yang harganya bisa mencekik. Nah, sebagai langkah penghematan, Anda bisa mencari penginapan yang sudah menyediakan breakfast, agar budget konsumsi bisa sedikit berkurang. 

Menghemat biaya pengeluaran untuk konsumsi ketika liburan bisa dilakukan dengan menerapkan beberapa langkah sederhana. Pertama, jangan cari tempat makan yang berada di kawasan wisata. Tempat makan di area banyak turis biasanya akan dipatok lebih maha dan kadang porsinya tidak sesuai hari. Oleh karena itu, lebih baik mengalah berjalan sedikit untuk menyelematkan dompet. Kedua, pastikan Anda melihat daftar menu dan harga. Sudah sering kejadian turis merasa kesal karena tiba-tiba tagihan yang diberikan tidak sesuai ekspektasi, padahal makanannya sederhana. Jika memang tidak ada, jangan takut bertanya secara sopan, atau paling aman cari makan di tempat yang sudah pasti isinya. Ketiga, manfaatkan layanan online untuk mendapatkan diskon. Dalam kasus ini, beberapa tempat kadang justru lebih murah dipesan lewat aplikasi daripada datang langsung ke lokasi. Anda bisa mengarahkan tujuan ke penginapan agar lebih mudah. Harga standar makan di Yogyakarta masih berkisar Rp 10.000-Rp 15.000 saja, termasuk minum. Jadi, tinggal kalikan saja berapa kali Anda ingin makan dalam sehari. 

Biaya Oleh-oleh

source: pexels.com/Rakhmat Suwandi

Rasanya tidak lengkap kalau berwisata ke suatu tempat, apalagi luar kota, pulang tanpa membawa oleh-oleh. Mungkin, Anda ingin memberikan buah tangan kepada keluarga, kerabat dekat, teman kantor, dan sebagainya. Khusus oleh-oleh walaupun sifatnya tidak wajib, tetap sediakan anggaran setelah semua kebutuhan pokok ter-cover

Oleh-oleh khas Yogyakarta itu beragam, tinggal kemauan hati mau memilih benda atau makanan. Kalau untuk benda, Anda bisa coba eksplorasi Pasar Beringharjo atau Teras Malioboro. Di kedua tempat itu, ada beragam pilihan pernak-pernik unik  untuk dijadikan bingkisan, misalnya sandal, kaos, miniatur, dan gantungan kunci yang dijual per pak, jadi hitungannya lebih murah. Sedangkan makanan, Anda dapat mempertimbangkan antara bakpia, gudeg kering, atau oseng-oseng mercon. Untuk bakpia, harganya bisa dimulai dari Rp 20.000 per isi 15 biji, gudeg mulai Rp 40.000 per kaleng, dan oseng-oseng mercon dipato Rp 70.000-an. Atau ingin oleh-oleh lain? Sesuaikan budget saja. 

Itu dia beberapa hal yang bisa Anda perhatikan ketika berniat pergi ke Yogyakarta untuk berlibur. Budget minimal yang bisa Anda bawa tergantung dari bagaimana ke sana, kemana saja, berapa lama, dan apa saja yang akan dilakukan selama berlibur. Setiap individu pun punya kebutuhan yang berbeda-beda. Niai satu juta, dua juta, lima ratus ribu, atau lainnya masih terhitung relatif. 

Jadi, menurut Anda kira-kira liburan ke Yogyakarta mahal atau murah?

Baca juga: Tips Atasi Bau Kaki Karena Kuman dan Bakteri!

Author: Asvi

Comments:

Leave a Reply

you may also like

...