Abdimuda Rayakan Momen Ulang Tahun Lewat Debut EP "Belum Usai", Sajikan Empat Lagu Penuh Makna


source: Starglam Network


Musisi sekaligus kreator visual Abdi kembali memperkenalkan sisi musikalnya melalui proyek solo bernama abdimuda. Setelah dikenal lewat berbagai aktivitas kreatif, mulai dari bermusik bersama Kembara hingga menyutradarai sejumlah video musik untuk musisi Indonesia, kini ia resmi merilis debut EP bertajuk Belum Usai yang hadir sebagai karya personal penuh refleksi dan harapan.

Nama Abdi tidak asing di industri kreatif. Selain aktif sebagai penyanyi dan penulis lagu, ia juga dikenal sebagai sutradara video musik yang telah menggarap berbagai proyek untuk sejumlah musisi Tanah Air seperti The Rain, Dul Jaelani dan Tissa Biani, Meisita Lomania bersama Anji, hingga Hura-Hura Club. Di tengah kesibukannya tersebut, Abdi tetap melanjutkan perjalanan bermusiknya melalui dua proyek berbeda, yakni Kembara dan abdimuda.

Jika Kembara dikenal dengan format musik yang lebih lengkap dan pendekatan lirik yang sarat metafora, abdimuda hadir dengan konsep yang jauh lebih sederhana. Proyek solo ini mengusung format vokal dan gitar akustik dengan nuansa Indie Folk yang intim dan hangat. Melalui karya-karyanya, abdimuda berusaha membangun kedekatan emosional dengan para pendengar melalui lirik yang lugas dan jujur.

Lahir dari keresahan, pengalaman hidup, serta refleksi pribadi, abdimuda menjadi ruang bagi Abdi untuk menyampaikan cerita secara lebih langsung tanpa banyak lapisan simbol atau metafora. Pendekatan tersebut membuat setiap lagu terasa personal dan mudah diterima oleh siapa saja yang mendengarkannya.

Perjalanan menuju perilisan EP Belum Usai bermula dari sebuah momen istimewa dalam kehidupan Abdi. Ia dan putranya sama-sama lahir pada tanggal 8 Juni. Kesamaan tanggal lahir tersebut menjadi inspirasi untuk merayakan hari spesial dengan cara yang berbeda, yaitu melalui sebuah karya musik.

Pada awal tahun 2025, Abdi mulai membuka kembali berbagai rekaman ide lagu yang selama ini tersimpan di ponselnya dalam bentuk voice note. Beberapa materi tersebut sebelumnya tidak masuk ke dalam konsep musik Kembara. Alih-alih membiarkannya tetap tersimpan, ia memilih mengembangkan lagu-lagu tersebut menjadi sebuah mini album yang merepresentasikan dirinya secara utuh.

Menurut Abdi, EP ini merupakan hadiah yang ia persembahkan untuk dirinya sendiri sekaligus untuk sang buah hati. Ia ingin menjadikan momen ulang tahun sebagai kesempatan untuk melahirkan sesuatu yang bermakna, bukan sekadar perayaan biasa.

Baca juga: Mengenal Kleptomania, Suka Ambil Barang Orang Tanpa Kontrol

Berbeda dengan proses kreatif bersama Kembara yang membutuhkan waktu lebih panjang dan melibatkan banyak elemen musik, pengerjaan Belum Usai berlangsung relatif cepat. Dengan konsep yang minimalis, proses rekaman hingga tahap mixing dan mastering dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar satu minggu.

Tepat pada 8 Juni 2026, abdimuda akhirnya merilis EP perdananya yang berjudul Belum Usai. Mini album tersebut berisi empat lagu, yakni Sepenggal Lagu Tentang Rindu, Belum Usai, Di Jalan Yang Sama, dan Hingga Ujung Dunia.

Dalam proses produksinya, Abdi bekerja sama dengan Komey, seorang penyanyi, penulis lagu, sekaligus stand-up comedian. Selain itu, Dita turut berkontribusi sebagai pengisi vokal latar pada beberapa lagu dalam EP tersebut.

Meski dirilis bertepatan dengan hari ulang tahunnya, Belum Usai bukanlah album yang berbicara tentang perayaan. Justru, perilisan karya inilah yang menjadi bentuk perayaan itu sendiri. Melalui empat lagu yang tersaji, Abdi ingin menghadirkan pesan optimisme di tengah berbagai tantangan kehidupan yang semakin kompleks.

Menurutnya, setiap orang pasti pernah menghadapi masa sulit, merasa lelah, atau bahkan ingin menyerah. Namun, kondisi tersebut bukanlah akhir dari perjalanan. Selalu ada alasan untuk terus melangkah dan memperjuangkan kehidupan yang sedang dijalani.

Pesan tersebut menjadi benang merah yang menghubungkan seluruh lagu dalam EP ini.

Lagu pembuka, Sepenggal Lagu Tentang Rindu, menghadirkan nuansa romantis melalui petikan gitar akustik nylon yang lembut. Dengan aransemen yang sederhana, lagu ini mengisahkan perasaan seseorang yang merasakan kebahagiaan saat bersama orang yang dicintai, namun harus kembali menghadapi kesepian ketika sosok tersebut pergi. Yang tersisa hanyalah kerinduan yang terus mengendap dan tumbuh di dalam hati.

Kesederhanaan musik dalam lagu ini justru menjadi kekuatan utama yang membuat emosi di dalamnya terasa begitu dekat dan nyata.

Sementara itu, lagu Belum Usai yang menjadi judul sekaligus identitas EP ini mengangkat tema tentang perjuangan dan harapan. Lagu tersebut lahir dari keinginan untuk mengingatkan bahwa setiap fase kehidupan, seberat apa pun, tidak akan berlangsung selamanya.

Di tengah ketidakpastian hidup dan berbagai tekanan yang dihadapi banyak orang saat ini, lagu ini hadir sebagai pengingat untuk tetap bertahan. Pesan yang ingin disampaikan cukup sederhana, yaitu memberikan kesempatan kepada diri sendiri untuk terus berjuang karena perjalanan hidup belum mencapai garis akhir.

Nuansa yang lebih personal hadir dalam lagu Di Jalan Yang Sama. Lagu ini ditulis khusus oleh Abdi untuk sang istri sebagai bentuk penghormatan terhadap komitmen yang mereka bangun bersama.

Melalui lagu tersebut, ia menggambarkan perjalanan dua orang yang memilih meninggalkan masa lalu dan melangkah menuju masa depan secara berdampingan. Di dalamnya terselip keyakinan bahwa doa dapat menjadi sumber ketenangan ketika menghadapi berbagai tantangan hidup yang datang silih berganti.

Adapun lagu penutup, Hingga Ujung Dunia, menawarkan refleksi yang lebih luas tentang kehidupan sosial saat ini. Inspirasi lagu tersebut muncul dari fenomena konflik yang kerap terjadi di media sosial, mulai dari perdebatan tanpa akhir hingga budaya saling menghujat yang semakin sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui lagu ini, Abdi mengajak pendengar untuk menghentikan pertikaian yang berkepanjangan dan tidak membiarkan kebencian berubah menjadi dendam yang terus dibawa ke mana-mana. Ia percaya bahwa setiap manusia memiliki sisi baik yang layak dihargai dan dijadikan fokus dalam berinteraksi dengan sesama.

Pesan tersebut menjadi penutup yang kuat bagi keseluruhan perjalanan emosional dalam EP Belum Usai. Mulai dari kerinduan, perjuangan, cinta, hingga ajakan untuk hidup berdampingan dengan lebih damai, semuanya dirangkum dalam balutan musik Indie Folk yang hangat dan sederhana.

Melalui debut EP ini, abdimuda tidak hanya memperkenalkan identitas musikal yang berbeda dari proyek-proyek sebelumnya, tetapi juga menghadirkan karya yang dekat dengan realitas kehidupan banyak orang. Dengan pendekatan yang jujur dan personal, Belum Usai menjadi pengingat bahwa dalam situasi sesulit apa pun, harapan selalu ada selama seseorang memilih untuk terus melangkah maju.

Baca juga: Hangatnya Sup Jagung untuk Awali Pagi

Author: Jek

Comments:

Leave a Reply

you may also like

...