Girls Day Out merupakan salah satu komunitas motor perempuan yang berasal dari Bandung dan dikenal sebagai wadah bagi para wanita pencinta dunia otomotif untuk berkumpul, berbagi pengalaman, serta menyalurkan hobi berkendara mereka secara positif. Komunitas ini didirikan oleh Irvinejasta, yang akrab disapa Bubu, dengan tujuan membangun ruang yang solid, suportif, dan penuh semangat kebersamaan bagi para anggotanya, sekaligus mendorong perempuan untuk lebih percaya diri dalam mengekspresikan diri di dunia motor yang selama ini identik dengan laki-laki.
Girls Day Out, sebagai salah satu komunitas motor perempuan yang aktif dan inspiratif di Bandung, kembali menunjukkan eksistensinya dengan menyelenggarakan sebuah acara spesial yang mengangkat tema “Dari Kebaya ke Jalan Raya”. Tema ini dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk penghormatan dan peringatan terhadap Hari Kartini yang identik dengan perjuangan emansipasi perempuan di Indonesia. Melalui acara ini, Girls Day Out ingin menghadirkan sebuah konsep yang memadukan nilai-nilai tradisional dengan semangat modern perempuan masa kini, khususnya dalam dunia otomotif yang masih sering dianggap sebagai ranah laki-laki.
Konsep “Dari Kebaya ke Jalan Raya” menggambarkan perjalanan perempuan Indonesia dari simbol kelembutan dan keanggunan yang diwakili oleh kebaya, menuju sosok yang tangguh, berani, dan mandiri saat berada di jalan raya. Dalam acara ini, para anggota komunitas dan peserta diajak untuk mengenakan kebaya sebagai identitas budaya, lalu melakukan kegiatan berkendara bersama (riding) sebagai simbol kebebasan, keberanian, dan kesetaraan perempuan dalam mengekspresikan diri. Perpaduan antara kebaya dan aktivitas bermotor ini menjadi daya tarik tersendiri sekaligus pesan kuat bahwa perempuan dapat tetap menjunjung tinggi budaya tanpa harus meninggalkan passion dan gaya hidup modern mereka.
Selain kegiatan riding, acara ini juga diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan menarik lainnya, seperti sesi edukasi keselamatan berkendara (safety riding), sharing session bersama anggota komunitas, serta kegiatan sosial yang bertujuan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dengan demikian, acara ini tidak hanya bersifat hiburan semata, tetapi juga mengandung nilai edukatif dan sosial yang kuat. Girls Day Out berharap melalui kegiatan ini, semakin banyak perempuan yang terinspirasi untuk berani berkendara dengan aman dan percaya diri, serta aktif dalam komunitas yang positif.
Lebih dari sekadar perayaan Hari Kartini, acara ini menjadi simbol bahwa perempuan masa kini mampu bergerak maju tanpa melupakan akar budaya mereka. Girls Day Out ingin menyampaikan pesan bahwa perempuan tidak hanya bisa tampil anggun dalam balutan kebaya, tetapi juga kuat dan tangguh saat mengendarai motor di jalan raya. Semangat Kartini pun dihidupkan kembali dalam bentuk yang lebih relevan dengan kehidupan modern, di mana perempuan memiliki kebebasan untuk memilih, berkarya, dan berkontribusi di berbagai bidang.
source: Starglam NetworkDengan terselenggaranya acara bertema “Dari Kebaya ke Jalan Raya” ini, Girls Day Out berharap dapat terus memperluas jaringan, mempererat solidaritas antargota, serta menginspirasi lebih banyak perempuan di Indonesia untuk berani melangkah, mengejar passion, dan menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri. Acara ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa komunitas motor perempuan tidak hanya tentang hobi, tetapi juga tentang pemberdayaan, kebersamaan, dan semangat perubahan yang positif.
Girls Day Out kembali menunjukkan eksistensi dan semangat kebersamaannya dengan menyelenggarakan sebuah acara yang penuh warna dan makna di Tedja Coffee Saparua pada hari Minggu, 19 April 2026. Acara ini menjadi salah satu momen spesial yang tidak hanya mempertemukan para anggota komunitas, tetapi juga menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan menarik yang dirancang untuk menghibur, mengedukasi, serta mempererat hubungan antarpeserta. Dengan suasana yang hangat dan penuh energi positif, kegiatan ini berhasil menciptakan pengalaman yang berkesan bagi semua yang hadir.
Baca juga: Tips Dapur: Resep Ketan Bakar, Camilan Klasik Yang Cocok Sebagai Teman Kopi atau Teh
Sejak pagi hari, para peserta mulai berdatangan dengan antusiasme, membawa semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas dari Girls Day Out. Lokasi acara yang nyaman dan estetik turut mendukung jalannya kegiatan, menciptakan suasana santai namun tetap hidup. Salah satu rangkaian utama dalam acara ini adalah sesi talk show yang menghadirkan sosok inspiratif, yaitu Ruckemabu, yang dikenal sebagai founder dari Kartini Ride Indonesia. Dalam sesi ini, Ruckemabu berbagi pengalaman, perjalanan, serta pandangannya mengenai peran perempuan di dunia otomotif, khususnya dalam komunitas riding. Ia menyampaikan bagaimana perempuan dapat tetap percaya diri, mandiri, dan berani mengekspresikan diri di jalan raya, tanpa melupakan aspek keselamatan dan solidaritas antarsesama pengendara. Talk show ini berlangsung secara interaktif, di mana para peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi secara langsung, sehingga menciptakan suasana yang hidup dan penuh inspirasi.
Setelah sesi talk show yang penuh wawasan, acara dilanjutkan dengan berbagai permainan seru yang melibatkan seluruh peserta. Kegiatan ini dirancang untuk mencairkan suasana sekaligus membangun kekompakan antaranggota. Tawa dan keceriaan pun memenuhi area acara, menciptakan momen kebersamaan yang sulit dilupakan. Permainan yang dihadirkan tidak hanya menghibur, tetapi juga mendorong peserta untuk saling berinteraksi dan bekerja sama, memperkuat rasa solidaritas dalam komunitas.
Memasuki sesi berikutnya, suasana semakin meriah dengan penampilan musik dari Cvndymusik yang mengajak seluruh peserta untuk bernyanyi bersama. Momen bernyanyi bersama ini menjadi salah satu highlight acara yang paling dinantikan,karena mampu menyatukan semua orang dalam satu irama kebersamaan. Adapun fashion show yang diiringi dengan musik yang membuat semangat lebih membara.
Tidak berhenti sampai di situ, acara kemudian ditutup dengan penampilan yang tak kalah seru dari Mbok Jamu Party yang mengajak seluruh peserta untuk bergoyang bersama. Sesi penutup ini benar-benar menjadi puncak kemeriahan acara, di mana semua peserta bebas mengekspresikan diri, menari, dan menikmati suasana tanpa batas. Energi yang tercipta begitu terasa, menunjukkan betapa kuatnya ikatan kebersamaan yang terbangun selama acara berlangsung.
Secara keseluruhan, acara yang diselenggarakan oleh Girls Day Out ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga sarana untuk memperkuat komunitas, menyebarkan inspirasi, serta memberikan pengalaman berharga bagi setiap peserta. Dari talk show yang penuh makna, permainan yang menyenangkan, hingga hiburan musik dan tarian yang meriah, semuanya berpadu menjadi satu rangkaian kegiatan yang utuh dan berkesan. Melalui acara ini, Girls Day Out kembali membuktikan bahwa komunitas perempuan dapat menjadi ruang yang positif, suportif, dan penuh semangat untuk terus berkembang bersama.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini di Tedja Coffee Saparua, Girls Day Out berharap dapat terus menghadirkan acara-acara serupa di masa mendatang, dengan konsep yang lebih kreatif dan jangkauan yang lebih luas. Semangat kebersamaan, keberanian, dan keceriaan yang tercipta dalam acara ini diharapkan dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi lebih banyak perempuan untuk bergabung, berkarya, dan mengekspresikan diri tanpa batas.
Comments:
Leave a Reply