Source: unsplash.com/Humprhey M
Seuasana Imlek memang sudah terasa sejak beberapa minggu terakhir. Di banyak tempat, beragam dekorasi sudah terinstal secara cantik. Warna merah menyala yang jadi dominasi sebagai lambang keberuntungan pun dipilih. Sedangkan bagi masyarakat Tionghoa, Imlek jadi sebuah momen istimewa dan harus dirayakan dengan suka cita setiap tahunnya.
Imlek bukan hanya sekadar tradisi, melainkan sebuah titik awal bagi masyarakat Tionghoa dalam menyambut tahun yang baru. Itu sebabnya, Imlek bisa dianggap sebagai waktu yang sakral untuk memanjatkan dan mendoakan berbaga hal baik kepada Tuhan. Di sisi lain, perayaan Imlek selalu semarah, hangat, dan bahagia. Selain berbagi angpao, orang-orang yang merayakan Imlek pun saling mengirimkan hampers. Isinya bermacam-macam, tapi tetap memiliki makna baik dalam budaya Tionghoa.
Diulik dari filosofi dan manfaatnya, cari tahu, yuk, isi hampers apa saja ketika Imlek!
Jeruk

Source: unsplash.com/Dare Artworks
Bagi masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek, pasti tidak heran dengan keberadaan jeruk berwarna oranye di dalam rumah mereka. Selain bisa dijadikan hampers, buah jeruk ternyata memang salah satu dari beberapa elemen penting menyambut Imlek. Buah ini melambangkan kemakmuran, keberuntungan, dan rezeki yang melimpah. Jeruk-jeruk ini nantinya bisa dimakan secara langsung dan dijadikan persembahan untuk sembahayang.
Jenis jeruk yang kerap dijadikan hampers ada pada ponkam, santang, dan wogan. Jeruk ponkam punya ukuran paling besar, rasanya manis, dan memiliki banyak air. Jika ingin yang lebih kecil, maka ada jeruk santang yang minim akan biji dan rasanya manis. Sedangkan jeruk wogan punya kulit yang mudha dikupas serta bjnya sedikit. Ada juga jeruk kumquat, ukurannya kecil dengan warna hijau kekuningan, rasanya lebih masam manis dan kulitnya bisa dimakan langsung.
Kiamboy (Plum Kering)

Source: pixabay.com/valkovav
Tidak hanya jeruk, hampers Imlek bisa diisi dengan memberikan buah plum kering atau kiamboy. Bentuknya seperti kismis versi besar dan rasanya asam, manis, menyegarkan. Namun, ada juga variasi lain dengan rasa asin dan tanpa biji, lho.
Buah plum dalam budaya Tionghoa punya arti yang cukup penting. Kiamboy punya makna keberuntungan dan kemakmuran. Di sisi lain, kandungan nutrisi pada buah ini sangat tinggi, khususnya vitamin C yang dapat membantu imunitas tubuh. Kiamboy dapat dikonsumsi langusng atau dibuat jadi minuman.
Lilin Merah

Source: unsplash.com/Hoyoun Lee
Hampers berikutnya yang cukup penting dan bermakna adalah lilin merah. Bagi masyarakat Tionghoa yang bergama Konghuchu, lilin merah jadi komponen penting dalam sembahyang. Lilin merah mewakili harapan, doa, dan penerang kehidupan. Api yang menyala dari lilin tersebut, memberikan makna sebagai perlindungan serta cahaya bagi manusia.
Menyalakan lilin merah sudah jadi tradisi tersendiri, sehingga ketika Imlek keberadaannya dipastikan selalu ada. Lilin merah pun diproduksi dalam berbagai ukuran, dari mulai kecil ramping sampai besar dan lebar. Jika ingin memberikan lilin merah sebagai hampers, sebaiknya pilih dengan kualitas yang baik dan ukuran sedang agar tidak terlalu repot ketika membawanya.
Kue Keranjang

Source: Pinterest
Satu lagi elemen yang tidak bisa lepas dari Tahun Baru Imlek adalah kue keranjang. Kue yang kenyal seperti dodol, punya rasa manis dan aroma wangi ini merupakan bagian dari tradisi. Kue ini melambangkan keberuntungan dan kelimpahan. Selain itu, tekstur lengketnya memberikan simbolisasi kebersamaan dan keraketan keluarga.
Kue keranjang tidak hanya berperan sebagai makanan atau suguhan, tapi juga jadi sesaji yang akan dibawa saat sembahyang. Kue ini punya berbagai ukuran, dari kecil, sedang, hingga besar. Alasanya pun beragam, ada yang plastik atau kalau ingin lebih wangi carilah kue keranjang dengn alas daun pisang. Kue keranjang sangat cocok dijadikan ingkisan hampers untuk keluarga, kerabat, atau teman terdekat dalam merayakan Imek kali ini.
Kue Kering

Source: Pinterest
Siapa bilang kalau kue kering hanya disajikan ketika Lebaran dan Natal? Saat Imlek, orang-orang juga akan menjadikan kue-kue kering sebagai suguhan. Hal ini dikarenakan ketika Imlek, orang-orang akan saling berkunjung, bersilaurahmi, dan mengucapkan selamat tahun baru. Tidak salah jika kue kering menjadi pilihan sempurna untuk menyambut kedatangan orang tercinta.
Ada banyak jenis kue kering yang bisa dijadikan ide hampers. Nastar, katengel, putri salju, lidah kucingm semprit, dan kue kacang jadi segelintir macam yang dengan mudah didapatkan di pasaran. Agar lebih cantik, kue-kue ini bisa ditata, dihias, dan diberikan kartu ucapan. Kue kering pun memiliki makna kebahgiaan di tahun yang baru.
Manisan Segi Delapan (tray of togetherness)

Source: Pinterest
Bingkisan hampers selanjutnya adalah manisan segi delapan atau tray of togetherness. Nama segi delapan ini diambil dari bentuk wadahnya yang punya delapan wadah. Masing-masing wadah akan diisi dengan manisan atau kue kering yang berbeda-beda, seperti manisan melon, jeruk kumquat, kelapa, kelengkeng, biji teratai, leci, kacang tanah, dan semangka. Masing-masing isian mewakili makna yang baik dan tentunya untuk kebersamaan.
Manisan segi delapan wajib ada ketika Imlek, lho. Setiap rumah biasanya memiliki manisan ini dengan isi yang beragam. Ukurannya beragam, dari sedang atau besar. Manisan segi delapan jadi ide hampers yang mudah dan menarik untuk menyambut Tahun Baru Imlek.
Bambu Keberuntungan

Source: Pinterest
Hampers tidak melulu harus makanan, kok, karena ketika Imlek tiba, hiasan seperti bambu juga bisa dijadikan bingkisan. Namun, bambu ini bukan sembarang bambu, melainkan bambu mini atau bambu keberuntungan. Tanaman ini memang berukuran kecil, termasuk ke dalam tanaman hias, yang biasanya akan jadi pajangan.
Bambu mini sendiri sebenarnya tidak berasa dari China, melainkan Afrika Barat. Bisa disebut sebagai keberuntungan karena tanaman bambu dalam budaya Tionghoa memberikan energi positif. Bambu mini biasanya akan dirangkai, dihias menggunakan pita, dan diletakkan dalam pot. Bagian bawahnya bisa diisi air yang harus diganti kurang lebih 4-5 hari sekali. Bambu mini ini sangat cocok untuk dijadikan pajangan di ruang tamu, kamar, bahkan dapur.
Hiasan Fengshui

Source: Pinterest
Selain bambu mini, benda lain yang bisa dijadikan hampers Imlek yaitu hiasan fengshui. Pemilihan isi hampers bisa disesuaikan dengan makna yang ingin diberikan pada penerima. Ada banyak jenis hiasan yang bisa dibungkus sedemikian rupa untuk diberikan kepada keluarga, teman, dan kerabat.
Biasanya hiasan yang ramai dicari adalah karakter 'fu' terbalik yang artinya keberuntungan tiba. Ada juga pilihan benda seperti kipas, patung naga, pohon kumquat, koin, lukisan, bahkan replika petasan. Bunga-bunga cantik yang bisa menyertai hampers juga ada, seperti bunga sedap malam dan anggrek.
Nah, itu dia sederet hal yang bisa dijadikan hampers ketika Imlek tiba. Jadikan momen Tahun Baru Imlek kali ini lebih istimewa dengan perayaan yang penuh suka cita. Berkumpul dengan keluarga, merayakan tradisi, dan saling berbagi cinta akan memberikan energi positif dalam menghadapi tahun yang baru.
Anda bisa memesan hampers-hampers ini secara online, mengirimkannya langsung pada penerima asalkan memiliki alamat yang tepat. Sampaikan salam dan cinta pada orang terdekat. Imlek jadi titik awal untuk menghadapi lembar di masa Kuda Api tahun ini.
Comments:
Leave a Reply