Source: unsplash.com/Emmanuel Phaeton
Diabetes menjadi salah satu momok menakutkan yang bisa mendatangi siapapun, tidak peduli laki-laki atau perempuan, muda atau tua. Kondisi diabetes harus lebih berhati-hati dan waspada dalam menjaga kesehatan tubuh. Mereka perlu mengatur gaya hidup agar seimbang, khususnya makanan agar kadar gua darah tetap terjaga. Oleh karena itu, tidak masalah untuk pasien diabetes cukup picky dalam memilih menu harian, seperti buah.
Pasien diabetes disarankan untuk mengonsumsi makanan yang sehat, kaya akan nutrisi, mulai dari protein, serat, vitamin, dan lain-lain. Buah menjadi salah satu alternatif makanan sehat yang bisa dimakan oleh pasien diabetes. Selain kaya akan serat, buah juga mengandung glukosa alami. Namun, pasien juga harus memperhatikan kandungan dalam buah, karena beberapa diantaranya tinggi akan gula. Jadi, pasien dapat lebih selektif ketika memilih buah untuk dijadikan menu setiap harinya.
Nah, beberapa buah yang cocok untuk penderita diabetes bisa diketahui di bawah.
Yuk, cek!
Alpukat

Source: unsplash.com/Thought Catalog
Buah berwarna hiaju kekuningan dengan biji besar ini dikenal memiliki rasa yang creamy, tidak terlalu manis, dan kaya akan nutrisi. Alpukat mengandung lemak sehat, yaitu lemak tak jenuh tunggal, yang mampu membuat tubuh kenyang lebih, mengontrol lonjakan gula darah, serta mengontrol tekanan darah. Di samping itu, alpukat juga mengandung fitokimia (flavonoid, saponin, tanin) yang mampu menurunkan gula darah, meningkatkan kerja insulin, dan memperbaiki profil lipid.
Jurnal penelitian terkait alpukat sebagai makanan sehat untuk pasien diabetes sudah dilakukan oleh banyak pihak. Alpukat sangat disarankan untuk dikonsumsi, terutama pasien diabetes tipe 2. Serat yang baik dalam alpukat dapat membantu mengelola gula darah, sehingga tidak terjadi lonjakan.
Apel

Source: unsplash.com/Kotaguni Srinivas
Buah selanjutnya adalah apel hijau. Banyak jenis apel yang beredar di pasaran, namun apel hijau atau Granny Smith adalah pilihan terbaik untuk pasien diabetes karena kandungan gulanya lebih rendah dan seratnya tinggi. Jenis apel lain yang bisa dikonsumsi seperti apel fuji dan apel malang, tapi jumlahnya harus dikontrol karena mengandung gula yang cukup banyak.
Seperti alpukat, apel pun tinggi akan serat yang dapat mengontrol penyerapan gula darah dan membantu peningkatan kerja insulin. Serat dalam apel pun dapat membuat tubuh kenyang lebih lama, sehingga cocok dijadikan konsumsi harian dalam jumlah wajar. Penderita diabetes bisa langsung mengonsumsinya bersama kulit untuk mendapatkan nutrisi secara utuh.
Pir

Source: unsplash.com/Kate Laine
Buah selanjutnya yang bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes ialah pir. Buah dengan tekstur renyah, berair, dan manis ini ternyata memiliki indeks glikemik rendah. Di samping itu, pir kaya akan serat, tinggi antioksidan yng mampu mengontrol dan memperlambat penyerapan gula darah.
Sama seperti buah lain, pir juga mengandung gula alami, sehingga konsumsinya harus sesuai jumlahyang dianjurkan atau sesuaikan porsi. Kesegaran pir sebagai salah satu menu haran bisa ditemukan dalam jus, kaleng, manisan, atau buah utuhyang bisa dikonsumsi secara langsung tanpa dikupas. Pir jadi alternatif camilan sehat yang dapat mengurangi risiko Diabetes Tipe 2.
Buah Naga

Source: unsplash.com/Alexander Schimmeck
Buah lan yang bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah buah naga. Buah yang punya kulit seperti sisik naga ini ternyata memiliki kandungan gula yang cukup rendah. Di samping itu, terdapat manfaat lain yang bisa didapatkan dari mengonsumsi buah ini. Ada beberapa jenis buah naga yang bisa ditemukan diantaranya merah, putih, dan kuning.
Buah naga kaya akan serat yang mampu memperlambat penyerapan glukosa dalam darah, di samping kandungan air yang tinggi. Terdapat vitamin C juga yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh serta memperbaiki jaringan rusak. Untuk konsumsinya tetap ada porsi yang disarankan, yaitu setengah hingga butir ukuran kecil. Kemudian, pilihlah buah naga utuh, hindari jus atau yang mengandung pemanis.
Pepaya

Source: unsplash.com/Pranjall Kumar
Buah berikutnya ada si oranye dengan biji hitam yang cukup banyak, pepaya. Buah ini mudah sekali ditemui di berbagai kawasan, harganya murah, serta bisa dimasak menjadi sayur ketika masih mentah atau dikonsumsi langsung ketika sudah matang. Pepaya bisa jadi solusi mudah untuk makanan sehari-hari, termasuk penderita diabetes yang harus picky dalam memilih makanan.
Pepaya diketahui kaya akan vitamin C, vitamin A, foat, serat, dan antioksidan. Serat itulah yang dapat membantu memperlambat penyerapan glukosa dalam darah, walaupun perlu diwaspadai juga jumlah konsusimnya. Satu harinya, penderita diabetes disarankan untuk mengonsumsi 100-120 gram buah pepaya yang matang secara alami. Selain itu, kondumsi protein atau lemak sehat agar asupan yang diterima tetp seimbang.
Jambu Biji

Source: unsplash.com/SAMIUL ITM
Bagi orang yang mengidap diabetes, jambu biji bisa jadi alternatif mudah untuk dikonsumsi setiap hari. Jambu biji yang punya daging berwarna merah jambu ini nyatanya mengandung nutrisi baik, seperti seratm antioksidan, dan berbagai vitamin yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh. Jambu biji sendiri merupakan buahyang gampang dijumpai, sehinggak tak sulit untuk mencarinya.
Jambu biji memiliki pektin atau serat yang cukup tinggi, yang dapat mencegah penyerapan glukosa secara cepat. Kandungan lainnya yaitu flavonoid, salah satu antioksidan yang mampu meningkatkan sensitivitas insulin. Sedangkan vitamin C yang ada pada jambu biji dapat membantu menjaga kekebalan tubuh. Sebaiknya buah ini dikonsumsi secara utuh, tanpa pemanis buatan, dengan porsi seckupnya.
Stroberi

Source: unsplash.com/Merve Aydin
Buah kecil berwarna merah dengan bintik-bintik di kulitnya atau stroberi jadi salah satu pilihan terbaik untuk konsumsi pasien diabetes. Buah ini pun tidak terlalu sulit ditemukan, meskipun di beberapa kesempatan, stroberi ada yang memiiki rasa masam dan hambar. Teksturnya renyah juga tanpa biji di dalamnya, sehingga mudah untuk dinikmati.
Stroberi ternyata kaya akan antioksidan yang mampu mengurangi risiko komplikasi dan gangguan saraf. Fisetin pada buah kecil ini pun mampu mengurangi risiko pembengkakan ginjal. Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa stroberi cukup aman dikonsumsi oleh orang yang memiliki diabetes.
Jeruk

Source: unsplash.com/Mae Mu
Pilihan buah lain yang aman dikonsumsi oleh pasien diabetes adalah jeruk. Ada banyak jenis jeruk, hampir semuanya baik dikonsumsi. Namun, tetap ada aturan yang perlu diperhatikan agar tidak berlebihan dan menimbulkan masalah lain.
Buah jeruk dengan rasa masam manisnya itu kaya akan vitamin C yang dapat membantu daya tahan tubuh. Kemudian ada serat yang bermanfaat dalam pengendalian penyerapan glukosa. Konsumsi buah jeruk tidak akan membuat lonjakan gula darah besar dalam waktu cepat. Beberapa tips bisa diterapkan untuk mengonsumsinya yaitu satu buah sehari dan pilihlah buah jeruk utuh tanpa pemanis.
Pasien diabetes memang harus picky ketika memilih menu makanan sehari-hari. Seperti buah, tidak semua jenis bisa dikonsumsi. Banyak hal harus diperhatikan, khususnya indeks glikemik, jumlah gula, dan porsi sekali makan. Tetap batasi buah yang ingin dimakan untuk menjaga gula darah tetap stabil. Pilih buah utuh dibandingkan jus atau olahan karena dikhawatirkn sudah mendapatkan pemanis buatan.
Comments:
Leave a Reply