Tips Pola Makan Sehat untuk Cegah Asam Lambung Kambuh!


source: Freepik


Asam lambung jadi satu problematika yang kerap dialami oleh banyak orang di muka bumi. Kondisi ketika asam lambung naik hingga kerongkongan ini menimbulkan perasaan tidak nyaman, perih, nyeri, hingga terbakar. Bahkan, asam lambung bisa saja kambuh secara tiba-tiba dan kapan saja. Namun, tentunya asam lambung bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup yang sehat, khususnya cara makan yang baik dan sesuai kondisi.

Yuk, terapkan pola makan ini agar asam lambung tidak gampang kambuh!

Makan dalam Porsi Kecil dan Sering

source: unplash.com/Nazirul Kadri

Hal pertama yang sering dilakukan oleh penderita asam lambung biasanya akan membatasi porsi makan mereka. Sebab, porsi makan yang terlalu banyak akan membuat perut menjadi begah. Cara tersebut memang betul, tapi intensitasnya juga harus sering.

Daripada makan sebanyak tiga kali sehari dengan porsi normal, sebaiknya penderita asam lambung menggunakan porsi kecil setiap makan. Namun, lakukan kegiatan makan tersebut sebanyak 5-6 kali dalam sehari. Cara ini mampu mengurangi risiko kambuhnya asam lambung dan tetap menghemat waktu.

Jangan Skip Sarapan

source: unplash.com/Jannis Brandt

Sarapan jadi kegiatan yang bermanfaat untuk tubuh. Kegiatan makan pagi ini bisa dilakukan dari jam 6 pagi sampai jam 9. Nah, untuk penderita asam lambung, melewatkan sarapan haram hukumnya. Sebab tanpa sarapan, asam lambung bisa kambuh kapan saja.

Bagi Anda yang menderita asam lambung, sebaiknya luangkan waktu antara pukul 6 - 8 pagi untuk melakukan sarapan. Menu yang disarankan juga tidak terlalu banyak dan berat. Mungkin sebutir telur, kentang, buah atau sepotong roti gandum bisa mengganjal perut Anda sampai ke waktu makan berikutnya tiba. Anda bisa membungkus sarapan Anda dalam kotak bekal jika tidak sempat melakukannya di rumah.

Selingi dengan Camilan

source: unplash.com/Alexander Mils

Poin pertama sebelumnya mengatakan pada bahwa penderita asam lambung harus membagi waktu makan hingga 5-6 kali dalam sehari. Pembagian waktu ini memang disarankan, tetapi tidak setiap waktunya berupa makanan berat. Anda bisa menyelinginya dengan menu camilan sehat yang tinggi akan nutrisi.

Anda bisa membuat jadwal antara makan berat dan konsumsi camilan. Misalnya set alarm untuk sarapan, makan siang, dan makan malam. Kemudian berikan sesi camilan menjelang makan siang dan menjelang makan malam. Pilih real food untuk gizi yang seimbang, misalnya buah, sayur, dan kacang-kacangan. Jangan lupa untuk batasi jumlah camilan pada setiap sesi.

Baca juga: Tips Dapur: Resep Ayam Nori Yang Krispi dan Umami!

Jangan Makan Sebelum Tidur

source: unplash.com/Jayant Gillella

Salah satu pantangan terbesar dari penderita maag adalah makan sebelum tidur. Dalam dunia kesehatan pun, bagi orang yang sehat, makan sebelum tidur dengan rentang singkat tidak terlalu dianjurkan. Hal tersebut disebabkan karena perut akan penuh, yang mengakibatkan perasaan tak nyaman. Bagi penderita maag, makan malam sebelum tidur akan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. 

Penderita maag tetap dianjurkan untuk mengambil porsi makan malam dengan syarat memberikan rentang waktu sekitar 2-3 jam sebelum waktu tidur. Oleh karena itu, jangan makan terlalu malam juga karena begadang justru membuat kondisi tubuh menurun nantinya. Di samping itu, makan malam menjelang tidur tidak terlalu baik karena dapat menganggu proses metabolisme tubuh, dimana makanan tidak akan bisa tercerna dengan baik.

Jangan Lewatkan Waktu Makan

source: unplash.com/Kirill Tonkikh

Selain menyerahkan pekerjaan tepat waktu, penderita asam lambung harus mengingat selalu kapan waktunya mereka makan. Penting untuk diingat bahwa lambung tidak bisa kosong terlalu lama sebab nanti sakit bisa kembuh. Perlu diketahui bahwa lambung akan terus memproduksi asam untuk mencerna makanan. Jika tidak ada makanan yang dicerna, maka asam akan menumpuk, membuat iritasi pada dinding lambung, dan naik hingga ke kerongkongan. 

Ada beberapa cara agar Anda tetap ingat waktu makan. Pertama, Anda bisa set alarm pada ponsel. Atur kurang lebih lima menit sebelum waktu makan Anda tiba agar tidak terlambat. Kedua adalah selalu sediakan camilan di meja kerja Anda, supaya tidak lupa untuk selalu makan pada waktu-waktu tertentu. Ketiga, jangan abaikan waktu istirahat yang dimiliki, jangan forsir tubuh Anda untuk menjaga tubuh tetap fit

Itu dia beberapa tips sederhana untuk penderita asam lambung agar tidak kambuh. Faktanya memang asam lambung bisa diobati, tensi bahayanya pun relatif rendah, tetapi mampu menghambat dan memberikan ketidaknyamanan pada kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, memperhatikan diri sendiri jadi langkah yang bijak. 

Memilih menu seimbang juga harus jadi prioritas dalam membentuk pola makan sehat. Untuk penderita asam lambung, terdapat beberapa pantangan yang mungkin bisa menjadi patokan, seperti tidak terlalu asam, pedas, dan bersantan. Sedangkan untuk memilih camilan, Anda bisa menentukan menu yang mudah dibawa, dikonsumsi, dan efisien.

Di bawah ini ada beberapa rekomendasi camilan sehat yang praktis, bisa dijadikan bekal sehari-hari.

source: unplash.com/Lindsay Moe

Buah-buahan Rendah Asam

Kelompok buah-buahan ini memiliki pH tinggi dan kadar asam yang lebih rendah. Mengonsumsi buah rendah asam tidak akan memicu peningkatan produksi asam lambung, sehingga aman untuk penderita asam lambung. Buah yang termasuk ke dalam kelompok ini seperti pisang, apel, melon, semangka, dan alpukat. Anda bisa mengatur potongannya sampai ke bite size agar mudah dikonsumsi, meskipun sedang sibuk. 

Oatmeal

Oatmeal adalah salah satu makanan karbohidrat pengganti nasi yang terbuat dari biji oat atau gandum. Oatmeal bisa dibilang lebih aman daripada nasi karena memiliki manfaat yang cukup banyak, khususnya penderita asam lambung. Makanan ini akan membantu meredakan gejala heartburn, mencegah refluks, dan rendah asam.

Biskuit Gandum

Biskuit jadi menu camilan yang mudah, gampang dan praktis untuk era kini. Tidak sulit mencari biskuit di pasaran, tapi khusus penderita asam lambung, biskuit gandum lebih disarankan. Biskuit gandum kaya akan serat dan mudah dicerna oleh lambung.  Namun, konsumsinya juga tidak boleh berlebihan, hanya sekitar 4-6 keping aja setiap hari. Sebab, Anda harus mengisi perut dengan makanan berat.

Kacang Almond

Camilan berikutnya yang sangat disarankan adalah kacang almond.  Jenis kacang ini berbeda dengan kacang yang lain karena mengandung alkali tinggi. Senyawa alkali mampu menteralkan asam pada lambung, sehinga mampu meredam gejolak tak nyaman ketika perut sedang sensitif. Di samping itu, kaang ini kaya akan serat serta lemak sehat. Namun, tetap batasi konsumsinya, ya. Di pasaran kacang almond mudah ditemui, tapi harganya memang cukup mahal. 

Yoghurt

Yoghurt jadi fermentasi susu yang popular di tengah masyarakat. Yoghurt mengandung banyak nutrisi, salah satunya adalah probiotik yang mampu membantu proses pencernaan. Selain itu, karena terbuat dari susu, maka yoghurt mengandung kalsium dan protein yang mampu mengurangi peradangan pada lambung. Jadi, bisa disimpulkan bahwa yoghurt dapat dimanfaatkan sebagai camilan sehat bagi penderita asam lambung. Pilihlah yoghurt plain dan rendah lemak agar lebih sehat. Ada juga alternatif lain bagi orang yang terlalu sensitif dengan protein susu sapi, yaitu yoghurt nabati dari kacang almond atau kelapa.

Baca juga: Fluffy Egg Toast Level Up Untuk Sarapan!

Author: Asvi

Comments:

Leave a Reply

you may also like

...