Source: Freepik.com/stockking
Setiap orang memiliki warna kulit yang berbeda-beda. Warna kulit ini dipengaruhi oleh jumlah pigmen melanin yang dihasilkan oleh sel melanosit. Semakin gelap warna kulit seseorang maka akan semakin banyak jumlah melanin dalam kulit.
Sebenarnya, warna kulit ini juga dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan. Hormon estrogen serta progesterone juga berpengaruh dalam mempengaruhi produksi melanosit pada kulit. Selain itu, faktor lingkungan juga mempengaruhi, seperti paparan sinar matahari, penggunaan bahan kimia, dan kerusakan pada kulit.
Berbagai produk perawatann kulit kini menggunakan ekstrak bahan-bahan alami yang dapat membantu untuk menjaga kesehatan kulit. Misalnya saja bengkoang yang dipercaya dapat mencerahkan kulit. Produk ini bisa berbentuk lulur, lotion, dan lain-lain. Klaim inipun telah meluas sejak lama.
Source: Pixabay.com/LuidmilaKot
Bengkoang memang mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kulit. Terdapat kandungan antioksidan tinggi yang dapat membantu menangkal radikal bebas. Vitamin C, vitamin B, flavonoid, dan saponin dalam bengkoang berperan sebagai tabir surya alami yang mampu melindungi kulit dari bahaya sinar matahari.
Kandungan isoflavonoid juga berfungsi menjadi antioksidan dan antitirosin yang melindungi serta mencerahkan kulit. Antitirosin bengkoang ini dapat menghambat aktivitas enzim tirosinase. Enzim ini memiliki peran penting untuk mempelambat produksi melanin pada kulit. Hasil akhirnya, kulit akan tetap sehat dan cerah.
Manfaat dari bengkuang ini sudah banyak dirasakan secara langsung. Bahkan penggunaannya sudah diterapkan dari zaman dulu. Kandungan yang terdapat di dalamnya mampu melindungi kulit dan bantu cerahkan kulit. Selain itu, karena merupakan bahan alami, bengkuan bisa digunakan secara rutin. Namun, tetap perhatikan juga, apakah kulit merasakan alergi atau tidak. Jika And ingin mencobanya, bisa gunakan produk pada bagian tubuh yang lain dan tunggu reaksinya.
Comments:
Leave a Reply