Di tengah kesibukan dan berbagai dinamika kehidupan, musik kerap menjadi ruang untuk menyampaikan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Hal inilah yang coba dihadirkan Abdi melalui proyek solonya, abdimuda, yang resmi memperkenalkan debut EP bertajuk "Belum Usai" pada 8 Juni 2026. Mengusung warna indie folk dengan format vokal dan gitar akustik, EP ini menawarkan empat lagu sederhana yang membawa cerita personal sekaligus pesan tentang kehidupan.
Sosok Abdi sendiri bukan nama baru dalam perjalanan musik. Sebelum menghadirkan abdimuda, ia telah terlibat dalam sejumlah proyek musik, di antaranya abdimuda dan Kembara. Saat ini, Kembara juga tengah mempersiapkan album penuh pertamanya. Di luar aktivitas bermusik, Abdi dikenal sebagai sutradara video musik yang telah mengerjakan sejumlah karya untuk musisi seperti The Rain, Dul Jaelani dan Tissa Biani, Meisita Lomania feat. Anji, Hura-Hura Club, dan beberapa nama lainnya.
Berbeda dari proyek musiknya yang lain, abdimuda hadir dengan pendekatan yang lebih minimalis dan intim. Melalui perpaduan vokal serta gitar akustik, proyek ini berangkat dari keheningan dan kejujuran dalam bercerita. Kesederhanaan aransemen menjadi ruang bagi pendengar untuk lebih dekat dengan lirik dan emosi yang ingin disampaikan melalui setiap lagu.
Lahirnya EP "Belum Usai" berawal dari sebuah momen personal dalam kehidupan Abdi. Ia dan sang buah hati ternyata memiliki tanggal lahir yang sama, yakni 8 Juni. Momen tersebut kemudian menjadi alasan bagi Abdi untuk menghadirkan sesuatu yang lebih bermakna sebagai bentuk perayaan, bukan sekadar merayakan hari kelahiran, tetapi juga menciptakan sebuah karya musik.
Proses pengerjaan EP ini mulai berjalan pada awal 2025. Abdi kembali membuka sejumlah rekaman mentah yang sebelumnya tersimpan di Voice Note ponselnya. Lagu-lagu tersebut awalnya merupakan materi yang dirasa kurang sesuai untuk dibawa ke dalam proyek Kembara. Namun, setelah dikumpulkan dan dikembangkan, materi tersebut justru menemukan identitas baru melalui abdimuda.
"Berawal dari menemukan kembali file lagu-lagu lama yang kurang cocok untuk project Kembara. Saya memutuskan untuk merangkumnya dalam satu album dengan title nama saya sendiri sebagai hadiah untuk diri sendiri dan untuk anak saya," ungkap Abdi.
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat perbedaan pendekatan antara Kembara dan abdimuda. Jika Kembara lebih mengandalkan format band dengan penggunaan lirik yang cenderung metaforis, abdimuda justru tampil lebih sederhana dengan pilihan kata yang lugas dan mudah dipahami.
Menariknya, proses produksi EP "Belum Usai" terbilang cukup singkat. Mulai dari rekaman hingga tahap mixing dan mastering, seluruh pengerjaan dapat diselesaikan hanya dalam waktu tujuh hari. Pendekatan produksi yang sederhana ini sejalan dengan karakter musik abdimuda yang lebih mengutamakan kedekatan emosional dibandingkan kompleksitas aransemen.
EP ini terdiri dari empat lagu, yaitu "Sepenggal Lagu Tentang Rindu", "Belum Usai", "Di Jalan Yang Sama" dan "Hingga Ujung Dunia". Dalam proses rekamannya, Abdi turut berkolaborasi dengan Komey, seorang penyanyi, penulis lagu, sekaligus stand-up comedian. Sementara itu, Dita turut mengisi vokal latar dalam beberapa lagu.
Meski dirilis bertepatan dengan hari ulang tahun Abdi dan sang buah hati, materi dalam EP ini tidak secara khusus mengangkat tema perayaan. Bagi Abdi, perilisan "Belum Usai" itu sendiri sudah menjadi bentuk perayaan yang ingin ia berikan.
source: Starglam NetworkKeempat lagu dalam EP "Belum Usai" memiliki cerita masing-masing, mulai dari kerinduan, semangat untuk terus berjuang, komitmen dalam hubungan, hingga ajakan untuk mengakhiri pertikaian.
Lagu pembuka, "Sepenggal Lagu Tentang Rindu", hadir dengan intro gitar akustik nylon yang memberikan nuansa romantis. Melalui aransemen yang sederhana, lagu ini menggambarkan perasaan seseorang ketika didatangi oleh orang yang diidamkan, kemudian harus kembali menghadapi kepergian. Ada kebahagiaan saat kebersamaan berlangsung, tetapi juga kegamangan ketika momen tersebut berakhir. Pada akhirnya, hanya kerinduan yang tertinggal.
Berikutnya, "Belum Usai" menjadi lagu yang sekaligus dipilih sebagai judul EP. Lagu ini membawa pesan tentang pentingnya memberikan kesempatan kepada diri sendiri untuk terus berjuang ketika berhadapan dengan keputusasaan. Di tengah keadaan yang tidak menentu dan beban kehidupan yang terasa semakin berat, Abdi ingin mengingatkan bahwa perjalanan belum selesai. Selama masih ada kesempatan, selalu ada alasan untuk melangkah dan tidak menyerah begitu saja.
Sementara itu, "Di Jalan Yang Sama" memiliki cerita yang lebih personal. Lagu ini ditulis Abdi sebagai persembahan untuk sang istri, ketika keduanya berkomitmen menjalani kehidupan bersama. Ceritanya berkaitan dengan keputusan untuk meninggalkan masa lalu dan menatap masa depan sebagai pasangan. Dalam perjalanan tersebut, doa menjadi salah satu sumber ketenangan untuk menghadapi berbagai tantangan yang mungkin datang.
Menutup EP ini, "Hingga Ujung Dunia" membawa pesan sosial yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Lagu tersebut terinspirasi dari fenomena pertikaian, hujatan, dan konflik yang kerap terlihat di media sosial. Melalui karya ini, Abdi mengajak pendengar untuk tidak terus memelihara perselisihan hingga berubah menjadi dendam berkepanjangan.
Menurutnya, kehidupan akan terasa lebih indah ketika setiap orang mampu saling merangkul dan melihat sisi baik dalam diri sesamanya. Alih-alih terus berfokus pada perbedaan dan pertikaian, manusia sebaiknya memberikan ruang bagi hal-hal positif untuk tumbuh.
Meski memiliki tema yang berbeda, keempat lagu dalam "Belum Usai" terhubung melalui satu benang merah, yaitu perjalanan manusia dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan. Ada rindu yang harus diterima, hubungan yang perlu dijaga, masa sulit yang harus dilewati, hingga pertikaian yang sebaiknya disudahi.
Melalui EP ini, abdimuda ingin menyampaikan pesan bahwa dalam kondisi sesulit apa pun, terus melangkah menjadi pilihan yang perlu diperjuangkan. Keputusasaan mungkin datang, tetapi bukan berarti seseorang harus berhenti dan menyerah pada keadaan.
Dengan pendekatan indie folk yang minimalis, Abdi berharap setiap lagu dalam "Belum Usai" dapat menemukan kedekatan emosional dengan pendengarnya. Kesederhanaan musik dan lirik yang lugas diharapkan membuat karya ini bisa menemani berbagai suasana hati sekaligus memberikan sedikit dorongan bagi mereka yang sedang menghadapi perjalanan hidupnya masing-masing.
Debut EP "Belum Usai" resmi dirilis oleh abdimuda pada 8 Juni 2026. Melalui empat lagu di dalamnya, Abdi tidak hanya memperkenalkan sisi personal dari perjalanan bermusiknya, tetapi juga menitipkan pesan sederhana bahwa selama perjalanan masih berlangsung, selalu ada alasan untuk terus melangkah.
Baca juga: Coba Teh Hijau Sebelum Tidur dan Dapatkan Langsung Manfaatnya!
Author: Jek
Comments:
Leave a Reply