Pagi adalah waktu krusial seseorang untuk mengawali hari. Ketika matahari sudah kembali menampakan diri, itu artinya orang-orang harus bergegas dari peraduannya, menjalankan segudang agenda yang sebelumnya sudah direncanakan atau sedang dalam benak. Nah, sebelum menjalankan kegiatan, orang harus mengisi energi dengan sarapan. Maka dari itu, sarapan memang jadi sesuatu yang penting.
Begi sebagian besar orang, sarapan adalah hal wajib. Seolah akan ada yang kurang ketika tidak melewati sarapan sebelum melakoni aktivitas. Sarapan berbeda dari ses makan lain, seperti brunch, makan siang, maupun makan malam. Karakter hidangan ketika sarapan tidak terlalu berat, tapi padar energi, seimbang, serta praktis mengingat pagi menjadi waktu yang cukup singkat untuk melakukan pekerjaan di rumah. Oleh karena itu, terdapat comfort food menu yang berbeda-beda di setiap tempat, dilihat dari bnyak faktor, seperti lingkungan, selera, dan kebiasaan.
Tidak ada salahnya jika Anda ingin mencontek menu-menu sarapan di bawah ini untuk jadwal harian.
Yuk, cek!
source: pexels.com/Chang C.CNegara Matahari Terbit ini memiliki satu menu sarapan unik yang disebut teishoku. Menu sarapan ini tidak terdiri dar satu menu, tapi set yang berisi beberapa macam menu, yaitu hidangan utama, nasi putih, sup miso, dan lauk pendamping. Walaupun kelihatan banyak, tapi pembuatannya tidak rumit dan bisa disajikan dalam satu waktu. Teishoku ini termasuk ke dalam menu klasik yang dulunya disajikan di kuil-kuil. Sampai sekarang, teishoku masih dianut oleh masyarakat Jepang.
Satu nampak teishoku biasanya akan diisi dengan hidangan utama, yaitu ikan atau ayam. Lalu, ada semangkuk nasi dan sup miso yang mendampingi. Selanjutnya makanan pendamping dapat diisi dengan salad, msalnya shiro-ae atau mashed tofu wortel dan lobak, burdock root, atau rumput laut. Dilihati dari komposisinya, satu set teishoku sudah mencakup protein, karbohidrat, dan serat yang seimbang. Meskipun porsinya tidak besar, tapi teishoku dapat memberikan energi yang penuh untuk menjalani kegiatan.
source: pexels.com/Skyler EwingKonsumsi roti di Eropa memang sudah biasa terjadi. Roti menjadi bahan makanan utama yang selalu dicari dan digunakan setiap hari, khususnya sarapan. Budaya inipun melekat, bahkan sampai menimbulkan istilah 'sarapan roti seperti orang Barat.' Namun, faktanya memang begitu adanya. Comfort food orang Eropa untuk sarapan memang roti, seperti yang ada di Belanda dan kini telah diadopsi negara lain, termasuk Indonesia. Namanya hagelslag, yaitu roti tawar yang diolesi margarin dan ditaburi butiran cokelat manis atau meses.
Hagelslag dianggap sangat praktis, karena sebenarnya orang tidak perlu menyalakan api atau memasaks sesuatu. Cukup ambil selembar roti tawar, olesi margarin atau mentega, dan taburi cokelat. Hagel slag siap disantap. Meskipun sederhana, hagelslag juga mengandung banyak energi untuk sumber tenaga, lho. Apalagi orang Eropa lebih suka menggunakan roti gandum yang lebih banyak serat, sehingga membuat kenyang lebih lama.
Menemen dari Turki
source: pexels.com/Engin AkyurtApakah Anda sering mengonsumsi telur orak-arik untuk sarapan? Telur memang salah satu menu yang mudah diolah karena tinggi protein. Turki punya satu menu yang bisa Anda tiru resepnya untuk sarapan. Menu itu adalah menemen, sebuah hidangan tradisional yang berbahan dasar utama telur. Ditambah sayur-sayuran dan rempah, menemen jadi menu seimbang untuk menjalani hari.
Menemen dibuat menggunakan telur ayam yang dimasak secara scrambled atau orak-arik. Sayuran yang digunakan yaitu tomat dan paprika hijau. Kemudian dibumbu dengan berbagai bumbu, diantaranya garam, lada hitam, bubuk vabai, keju, hingga bawang bombay. Melihat komposisinya saja sudah bisa dipastikan dalam satu hidangan terdapat protein dan serat. Sedangkan untuk karbohidratnya bisa didapatkan dari roti. Jadi menemen bisa jadi cocolan untuk roti tersebut. Selain itu, tentu cara memasaknya mudah serta tidak membutuhkan banyak waktu.
source: pexels.com/Calin SengAnda mungkin sudah sering melihat churros sebagai sajian street food. Kuliner ini memang semakin populer saat muncul dalam drama Korea, tapi faktanya, makanan ini berasal dari Spanyol. Churros salah satu hidanga tradisional Spanyol yang juga sering dinikmati ketika sarapan atau camilan. Churros jadi menu sat-set yang bisa dikonsumsi saat pagi atau bekal di tempat bekerja.
Churros dibuat dari teung terigu, mentega atau margarin, dan telur. Melihat bahan-bahannya, ada kombinasi antara lemak, vitamin, karbohidrat, dan protein dalam satu gigitan churros. Semua bahan itu dijadikan adonan dan diproses dengan cara digoreng. Penyajiannya secara hangat, ditemani secangkir cokelat panas atau kopi, membuat momen sarapan jadi telrihat lebih slow dan enjoy. Churros bisa juga diberi taburan gula pasir dan bubuk kayu manis untuk menambah citarasa serta aroma.
source: pexels.com/Demian GrygorchukMasih dari kawasan Eropa dan berbahan dasar roti, ada kanapki yang berasal dari Polandia. Kanapki adalah roti lapis yang terbuka atau memiliki garis di bagian tengahnya. Kanapki sangat populer di negara ini dan sepertinya memang sudah menyebar ke banyak negara karena mudah dibuat, gizinya lengkap, rasanya tidak berlebihan, sangat cocok sebagai menu sarapan.
Kanapki sering diolah menjadi sandwich yang lebih kaya nutrisi. Kanapki bisa diisi menggunakan keju, sosis, sayuran, atau lainnya. Kanapki tidak perlu dimasak dulu, bisa langsung dimakan setelah dirangkai menggunakan berbagai kondimen tambahan. Sebab bentuknya sandwich, cara makan kanapki begitu mudah. Membuat kanapki tidak membutuhkan waktu lama, padat energi, serta cara makannya pun tidak merepotkan.
source: pexels.com/Cristan de LucaApakah Anda salah satu orang sibuk yang tidak sempat membuat sarapan pada pagi hari? Menu khas dari Italia mungkin jadi salah satu yang cocok untuk Anda, sebab orang di negara itu memiliki kebiasaan sarapan simple, seperti minum kopi dan makan roti. Tentu, budaya minum kopi ini tidak bisa dihilangkan begitu saja dari masyarakat Eropa, khususnya Italia.
Saat pagi hari, orang Italia kerap mengonsumsi makanan dengan rasa manis dan praktis. Menu-menu macam cornetto, pane burro e marmellata, dan biscotti jadi pilihan utama untuk mengawali hari. Kemudian ditambah secangkir cappuccino, caffe latte, atu espresso agar sajian pagi terasa lengkap. Terdapat alasan mengapa orang Italia sering melakukan hal seperti itu. Makan roti dan minum kopi seolah jadi ritual dalam efisiensi waktu sebelum bekerja. Menu praktis, cepat, dan manis jadi pilihan utama. Namun, mereka juga biasa akan melakukan coffee break atau brunch time di waktu tertentu.
Itu dia beberapa comfort breakfast yang bisa Anda tiru di rumah. Mengubah menu-menu sarapan setiap harinya dapat meningkatkan minat dan memberikan semangat lebih sebelum berkegiatan. Menu sarapan yang enak, praktis, cepat, dan bernutrisi menjadi favorit banyak orang. Esensi dari sarapan itu sendiri yaitu memberikan energi yang cukup untuk mengawali aktivitas pagi sebelum nanti mengisi tenaga lagi saat makan siang. Jadi, tidak perlu terlalu berat, yang penting seimbang gizinya.
Baca juga: Tinggi Protein, Yuk, Cobain Bikin Perkedel Kornet!
Author: Asvi
Comments:
Leave a Reply