Fun Fact Kota Sukabumi: Kota Sejuk dengan Cerita Unik di Balik Namanya


 Source: Starglam

Kota Sukabumi mungkin sering dianggap sebagai kota persinggahan antara Bogor dan Cianjur, atau sekadar kota kecil yang sejuk di kaki Gunung Gede-Pangrango. Padahal, di balik ukurannya yang tidak terlalu besar, Sukabumi menyimpan banyak fakta menarik yang jarang diketahui orang. Mulai dari asal-usul namanya, keunikan geografisnya, hingga peran pentingnya dalam sejarah dan budaya Sunda. Berikut adalah deretan fun fact Kota Sukabumi yang akan membuatmu melihat kota ini dengan cara yang berbeda.

1. Nama “Sukabumi” Berarti Tanah yang Disukai

Banyak orang mengira nama Sukabumi berasal dari bahasa Sunda, padahal justru dari bahasa Sanskerta. Kata “suka” berarti senang atau menyukai, sedangkan “bhumi” berarti bumi atau tanah. Jika digabungkan, Sukabumi bermakna “tanah yang disukai”. Nama ini bukan sekadar puitis, tetapi mencerminkan kondisi wilayahnya yang subur, nyaman, dan menyenangkan untuk ditinggali sejak zaman dahulu.

Konon, nama ini pertama kali digunakan oleh kalangan Eropa pada masa kolonial karena mereka merasa wilayah ini sangat ideal sebagai tempat peristirahatan. Udara sejuk, pemandangan hijau, dan suasana tenang membuat Sukabumi dianggap sebagai tempat yang “disukai” banyak orang.

2. Kota dengan Suhu Relatif Sejuk di Jawa Barat

Berbeda dengan banyak kota lain di Jawa Barat yang cenderung panas, Sukabumi dikenal memiliki suhu udara yang relatif sejuk. Hal ini disebabkan oleh letaknya yang berada di dataran tinggi serta dikelilingi pegunungan, terutama Gunung Gede dan Gunung Pangrango.

Rata-rata suhu di Sukabumi berkisar antara 18–28 derajat Celsius. Pada malam atau pagi hari, terutama di musim hujan, udara bisa terasa cukup dingin. Tidak heran jika kota ini sering dijuluki sebagai kota yang nyaman untuk ditinggali, terutama bagi mereka yang ingin menghindari hiruk-pikuk dan panasnya kota besar.

3. Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi Itu Berbeda

Fun fact yang sering membuat orang luar bingung: Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi adalah dua wilayah administratif yang berbeda. Kota Sukabumi memiliki luas wilayah yang relatif kecil, tetapi berada di tengah-tengah Kabupaten Sukabumi yang wilayahnya sangat luas, bahkan termasuk salah satu kabupaten terluas di Pulau Jawa.

Meskipun terpisah secara administratif, keduanya tetap saling terhubung dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya. Banyak orang yang tinggal di kabupaten tetapi beraktivitas di kota, terutama untuk pendidikan, perdagangan, dan layanan publik.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Film Romantis Indonesia untuk Valentine, Bisa Ditonton di Netflix!

4. Pernah Menjadi Kota Favorit Bangsa Eropa

Pada masa penjajahan Belanda, Sukabumi dikenal sebagai salah satu kota favorit orang-orang Eropa. Mereka membangun vila, perkebunan, dan fasilitas pendukung seperti jalur kereta api untuk menunjang mobilitas.

Beberapa bangunan tua peninggalan kolonial masih bisa ditemukan hingga sekarang, meskipun sebagian telah berubah fungsi. Hal ini menunjukkan bahwa Sukabumi pernah menjadi kota penting sebagai pusat perkebunan dan tempat peristirahatan kaum elite kolonial.

5. Jalur Kereta yang Punya Nilai Sejarah Tinggi

Sukabumi memiliki jalur kereta api yang cukup tua dan bersejarah. Jalur ini menghubungkan Sukabumi dengan Bogor dan Jakarta, dan sudah ada sejak zaman kolonial. Menariknya, rute kereta menuju Sukabumi dikenal memiliki pemandangan alam yang indah, mulai dari sawah, perbukitan, hingga terowongan dan jembatan tua.

Bagi para pecinta perjalanan, naik kereta ke Sukabumi bukan hanya soal sampai tujuan, tetapi juga menikmati pengalaman visual yang jarang ditemui di jalur lain.

6. Kaya Budaya Sunda yang Masih Terjaga

Sebagai bagian dari tanah Sunda, Sukabumi masih sangat kental dengan budaya Sunda. Bahasa Sunda digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan keluarga dan masyarakat lokal. Selain itu, nilai-nilai seperti sopan santun, ramah tamah, dan gotong royong masih terasa kuat.

Kesenian tradisional seperti degung, jaipongan, dan pencak silat juga masih hidup dan dipelihara oleh komunitas-komunitas seni. Dalam berbagai acara adat dan perayaan tertentu, budaya Sunda tetap menjadi identitas utama masyarakat Sukabumi.

7. Surganya Pecinta Kuliner Sederhana tapi Ngangenin

Sukabumi tidak dikenal sebagai kota dengan makanan mewah, tetapi justru unggul dalam kuliner sederhana yang bikin rindu. Salah satu yang paling terkenal tentu saja mochi Sukabumi. Teksturnya yang kenyal dengan isian kacang manis menjadi ciri khas yang sudah dikenal secara nasional.

Selain mochi, ada juga bandros, nasi uduk khas lokal, bubur ayam Sukabumi, hingga berbagai jajanan tradisional yang masih mudah ditemukan di pasar dan pinggir jalan. Kesederhanaan rasa inilah yang justru menjadi daya tarik tersendiri.

8. Kota Kecil dengan Akses ke Alam Luar Biasa

Meskipun statusnya kota, Sukabumi punya akses yang sangat dekat ke berbagai destinasi alam luar biasa. Dari kota, perjalanan ke air terjun, perbukitan, hingga kawasan pegunungan bisa ditempuh dalam waktu relatif singkat.

Inilah yang membuat Sukabumi cocok bagi orang-orang yang menyukai gaya hidup tenang namun tetap dekat dengan alam. Tidak sedikit wisatawan yang menjadikan Kota Sukabumi sebagai titik awal sebelum menjelajah wilayah sekitarnya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Menu Sat-Set untuk Puasa, Tetap Lezat dan Sehat!

9. Masyarakatnya Dikenal Ramah dan Santai

Banyak pendatang yang mengakui bahwa masyarakat Sukabumi dikenal ramah dan tidak terburu-buru. Gaya hidup yang cenderung santai membuat suasana kota terasa lebih hangat dan bersahabat. Orang-orang mudah menyapa, murah senyum, dan terbuka terhadap pendatang.

Karakter ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang betah tinggal di Sukabumi, meskipun awalnya hanya berniat singgah sementara.

10. Kota yang Terus Berkembang Tanpa Kehilangan Identitas

Fun fact terakhir, Kota Sukabumi termasuk kota yang terus berkembang dari sisi infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi, namun masih berusaha menjaga identitas lokalnya. Pembangunan dilakukan tanpa sepenuhnya menghilangkan nuansa kota kecil yang tenang dan berbudaya.

Perpaduan antara perkembangan modern dan kearifan lokal inilah yang membuat Sukabumi punya karakter unik dibandingkan kota-kota lain di Jawa Barat.

Comments:

Leave a Reply

you may also like

...