Jakarta – Industri musik Indonesia kembali kedatangan pendatang baru dengan konsep yang tidak biasa. Duo PinkyFunky resmi memperkenalkan diri melalui single perdana berjudul "BABAY", sebuah lagu yang memadukan berbagai genre musik sekaligus, mulai dari hip-hop, trap, dangdut, hingga sentuhan etnik khas Indonesia.
Yang membuat debut ini semakin menarik adalah keterlibatan Manshur Praditya, seorang DJ angklung yang dikenal dengan kemampuannya mengolah alat musik tradisional menjadi bagian dari aransemen modern. Kolaborasi tersebut menghasilkan warna musik yang terdengar segar sekaligus memberikan identitas yang kuat pada lagu "BABAY".
PinkyFunky sendiri diperkuat oleh dua vokalis, Pinkycong dan Levinda, yang menghadirkan karakter vokal berbeda namun saling melengkapi. Perbedaan warna suara keduanya justru menjadi kekuatan utama dalam membangun dinamika lagu, dipadukan dengan beat yang enerjik dan aransemen yang penuh kejutan.
Lewat "BABAY", PinkyFunky memilih mengangkat cerita yang dekat dengan kehidupan banyak orang, khususnya soal hubungan asmara yang tidak memiliki kepastian. Lagu ini berkisah tentang seseorang yang telah berusaha meyakinkan pasangannya bahwa dirinya adalah pilihan terbaik. Namun, ketika hubungan terus berjalan tanpa arah yang jelas, keputusan untuk mengakhiri semuanya menjadi jalan yang dianggap paling sehat.
Alih-alih membungkus tema tersebut dengan nuansa melankolis, PinkyFunky justru menyampaikannya lewat pendekatan yang ringan, santai, dan penuh semangat. Judul "BABAY" sendiri menjadi simbol keberanian untuk mengatakan selamat tinggal kepada hubungan yang tidak lagi memberikan kepastian.
Meski menjadi proyek debut, PinkyFunky bukanlah nama yang benar-benar baru di dunia hiburan. Di balik grup ini terdapat para personel yang telah memiliki pengalaman panjang di industri kreatif.
Baca juga: Resep Selai Ubi, Teman Unik untuk Sarapan
Pinkycong memulai perjalanan kariernya sejak 2010. Ia pernah terlibat sebagai bagian dari tim stage art bersama band Kuburan, sebelum kemudian dipercaya menjadi manajer band Tonewaves sejak 2022. Pengalaman tersebut membentuk pemahamannya mengenai dunia pertunjukan, baik dari sisi artistik maupun manajemen panggung.
Sementara itu, Levinda lebih dulu dikenal sebagai seorang performer. Ia aktif sebagai penari sejak 2008, kemudian memperluas kiprahnya ke dunia modeling pada 2018. Pengalaman tampil di berbagai panggung membuatnya memiliki kemampuan performa yang menjadi salah satu identitas PinkyFunky saat ini.
Latar belakang yang berbeda tersebut kemudian dipadukan menjadi fondasi kuat dalam membangun karakter PinkyFunky. Tidak hanya mengandalkan musik, duo ini juga ingin menghadirkan pertunjukan yang mengedepankan energi, visual, serta interaksi dengan penonton.
Kolaborasi bersama Manshur Praditya turut menjadi salah satu daya tarik utama dalam single perdana ini. Kehadiran angklung sebagai bagian dari racikan musik modern membuktikan bahwa unsur tradisional tetap bisa terdengar relevan ketika dipadukan dengan genre-genre kontemporer seperti hip-hop, trap, dan dangdut.
Perpaduan tersebut menjadikan "BABAY" bukan sekadar lagu debut, tetapi juga sebuah eksplorasi musikal yang mencoba mempertemukan budaya lokal dengan tren musik masa kini. Hasilnya adalah karya yang terasa akrab di telinga pendengar Indonesia, namun tetap menawarkan sesuatu yang berbeda.
Melalui rilisan pertamanya, PinkyFunky juga ingin menunjukkan bahwa musik tidak harus dibatasi oleh satu genre tertentu. Kebebasan bereksperimen menjadi bagian dari identitas mereka, sekaligus menjadi langkah awal untuk menghadirkan karya-karya lain dengan karakter yang unik di masa mendatang.
Single "BABAY" kini telah tersedia di berbagai platform streaming musik digital sehingga dapat dinikmati oleh para penikmat musik di seluruh Indonesia. Sementara itu, video musik resminya juga sudah dirilis melalui kanal YouTube resmi PinkyFunky.
Dengan kombinasi musik modern, sentuhan etnik, serta tema yang dekat dengan pengalaman banyak orang, PinkyFunky berharap "BABAY" dapat menjadi perkenalan yang meninggalkan kesan. Debut ini sekaligus menandai langkah awal mereka untuk meramaikan industri musik Indonesia dengan identitas yang berani, penuh warna, dan tidak takut mengeksplorasi berbagai kemungkinan baru.
Baca juga: Rekomendasi Sepatu Kerja, Tampil Fashionable dan Profesional
Author: Jek
Comments:
Leave a Reply