Source: unsplash.com/Kane Reinholdtsen
Kemampuan berbicara di depan umum merupakan salah satu dari sekian banyak kehalian yang dibutuhkan di dalam dunia bekerja. Public speaking dapat menjadi nilai tambah karena dapat jadi garda terdepan ketika menyamapaikan ide, gagasan, atau opini di depan umum. Tentunya, kemampuan tersebut begitu disukai oleh berbagai pelaku usaha.
Sayangnya, tidak semua orang memiliki kemampuan berbicara yang baik. Faktor-faktor tertentu seperti malu, kurang percaya diri, atau tidak tahu harus berkata apa dapat memengaruhi cara bicara seseorang. Hal-hal itulah yang akan membuat orang tersandung dan terjatuh ketika tengah berhadapan dengan public.
Sebenarnya, public speaking bisa dilatih dan dikembangkan dengan berbagai cara. Saat ini sudah banyak kelas yang dibuka untuk membantu masyarakat memperbaiki kemampuan berbicara. Namun, melatihnya sendiri secara otodidak pun bisa dilakukan, tentunya lebih fleksibel.
Yuk, ketahui cara yang mudah untuk belajar public speaking agar lebih jago!
Kenali Topik dan Audiens yang akan Ditemui
Source: unsplash.com/Jason Goodman
Hal yang pertama harus dilatih dalam belajar public speaking tentunya adalah mengenali topic. Anda harus tahu lebih dulu apa yang akan dibicarakan kepada orang lain. Kuasai hal tersebut dengan membuat urutan bagian-bagian yang ingin disampaikan agar lebih tertata dan rapi. Pembuatan rencana seperti itu pun dapat membantu dalam menentukan gaya bicara yang akan digunakan saat berbicara di depan umum nanti.
Setelah membuat rencana yang akan disampaikan ketika berbicara di depan umum, Anda bisa mencari tahu siapa yang akan datang dalam acara tersebut. Misalnya acara yang bersifat formal dengan tamu undangan yang resmi, sehingga nantinya Anda harus lebih menonjolkan sisi yang baku atau paten. Sedangkan jika acara lebih informal, mungkin Anda bisa menonjolkan sisi yang lebih fun, menyenangkan, atau santai.
Persiapkan Materi dengan Baik
Source: unsplash.com/AbsoluteVision
Selanjutnya, hal yang bisa dilakukan agar proses penyampaian pendapat adalah menyiapkan materi itu sendiri dengan baik. Anda bisa melakukan riset mendalam, mengetahui darimana Anda mulai membuat materi, dan sejauh mana batasan yang nantinya disampaikan. Tetunya jika fokus, Anda bisa mempeajarinya dalamw aktu yang singkat.
Jangan takut untuk memilih topik pembicaraan di luar zona nyaman. Namun, untuk menghadai topik tersebut, Anda memang harus sedikit bekerja keras agar tidak lupa atau mudah memahminya. Selama Andam memiliki niat untuk belajar, hal tersebut bukanlah sebuah halangan untuk bisa berbicara di depan umum.
Membaca untuk Mamahami Lebih Dalam
Source: unsplash.com/Joel Muniz
Kemampuan berbicara di depan umum sebanarnya bergantung dari seberapa paham Anda dengan materi yang sudah dipelajar. Oleh karenanya, Anda diwajibkan untuk selalu membaca agar pengetahuan atau wawasan yang dimiliki jauh lebih luas. Anda bisa membaca dari jurnal, buku, dan sumber-sumber lain yang memiliki validasi tinggi. Carilah bahan bacaan yang masih masuk akal dengan topik pembicaraan.
Belajar bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Walaupun demikian, tidak baik melakukan belajar secara kebut semalam. Anda bisa mulai membaca sedikit demi sedikit untuk menghindari momen lupa diri ketika berada di depan umum. Bahkan gugup bisa datang ketika Anda melewatkan satu dua materi yang tidak terhapal karena proses belajar yang teralu cepat.
Tumbuhkan Rasa Percaya Diri dengan Baik
Source: unsplash.com/Alysha Rosly
Penguasaan materi yang baik, bahan pembicaraan yang baik, dan audiens yang antiusias aka sia-sia bila Anda sendiri tidak percaya diri dalam penyampaikannya. Padahal, kepercayaan orang lain datang ketika Anda sudah mulai memercayai diri Anda sendiri. Ketika Anda masih mangu dengan diri sendiri, bagaimana orang lain bisa menaruh kepercayaan penuh pada Anda. Tentunya akan sulit.
Banyak cara bisa dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Pertama tentunya dari segi materi bicara yang sudah matang, Anda harus yakin bahwa semuanya bisa disampaikan dengan baik. Selanjutnya warna vokal yang keras dan jelas, sehingga Anda tidak perlu takut ketka penonton akan merasa kesulitan mendengarkan. Terakhir adalah yakin bahwa diri sendiri memiliki kemampuan untuk menyampaikan segala materi pada orang lain. Pupuk rasa percaya diri tersebut agar terus tumbuh dan ciptakan keberhasilan ketika tampil di depan umum.
Berlatih di Depan Kaca untuk Memastikan Kesiapan Diri
Source: unsplash.com/Anna Keibalo
Hal ini sering dilakukan oleh banyak orang ketika akan maju berbicara di depan umum. Berbiara di depan kaca bukan berarti gia, tapi berlatih dengan menyaksikan bagaimana diri kita bersikap. Dari segi ekspresi, gerak tubuh, dan lain-lain. Melalui kaca, Anda dapat menjadi seorang penampil sekaligus penonton yang bisa memperkirakan bagaimana tindakan yang seharusnya dilakukan.
Anda harus paham bahwa bukan hanya materi saja yang bisa menarik perhatian audiens, tetapi ekspresi. Anda bisa melatih sedikit ekspresi Anda ketika menyampaikan materi. Adanya ekspresi di wajah dan gesture dapat memberikan nilai lebih di depan penonton. Mereka akan jauh lebih percaya dengan bahan yang Anda paparkan bila penyampaian dilakukan secara jelas, dibumbui ekspresi serta gerakan-gerakan ringan.
Hindari Membaca, Bila Lupa Bisa Catat Hal yang Penting
Source: unsplash.com/Mediamodifier
Tidak kalah penting dalam performa seorang penampil adalah bagaimana Anda menghapal bahan yang sedang dibawakan. Jangan terlalu sering membaca bahan presentasi, sekalipun itu sudah ada dalam tampilan presentasi. Berbicara secara lancar tanpa harus terpaku pada teks jauh lebih mudah, daripada double focus dengan membaca materi presentsi yang berlembar-lembar banyaknya. Saat menghapal pun, rasanya akan jauh lebih mudah berkomunikasi dengan para audiens.
Jika terpaksa harus membuat catatan, Anda bisa membuatnya dalam mode kecil atau memo. Dalam catatan itu pun usahakan hanya tertulis poin-poin penting saja yang sekiranya sering dilupakan, seperti istilah sulit atau urutan bab yang ingin disampaikan. Catatan kecil ini bisa Anda bawa dan sesekali dilihat untuk mengembalikan ritme bicara agar tidak keluar batas. Kalau bisa jangan terlalu ampakkan catatan tersebut, jadi memang harus dalam keadaan yang kecil, mudah dibaca, tetapi tidak mencolok.
Berlatih Bicara dengan Orang Lain
Source: unsplash.com/Krakenimages
Sebelum Anda naik ke atas panggung, berbicara di depan cermin saja rasanya tidak cukup. Anda bisa mencoba mengajak orang lain berbicara. Cobalah untuk berbicara di depan individu atau kelompok kecil, menyampaikan presentasi yang inign disampaikan. Cara ini dapat memberikan kemudahan dalam mengoreksi setiap bagian yang dirasa kurang.
Tidak harus bertemu langsung, Anda bisa memanfaatkan teknologi tele-conference untuk memudahkan pertemuan tersebut. Kemudian, Anda bisa meminta evaluas agar penampilan kian menarik dan matang. Anda bisa memperbaiki penampilan dari komentar atau usulan orang lain yang tentunya membangun.
Nah, itu dia beberapa trik sederhana untuk memperbaiki public speaking. Jangan malu untuk berbicara di depan umum, sebab setiap orang memang punya kemampuan yang unik dalam menyampaikan ide, gagsan, atau pun opininya. Hanya saja, tumbuhkan rasa keberanian dan cara bicara yang komunikatif agar bisa mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Anda bisa berlatih sendiri atau pun minta ditemani orang lain.
Comments:
Leave a Reply