Source: unsplash.com/Dhio Gandhi
Selama libur akhir tahun ini, Yogyakarta menjadi salah satu daerah di Indonesia yang ramai akan wisatawan. Jutaan pendatangan berburu panorama di Kota Pelajar ini, mulai dari perkotaan, wisata alam, situs sejarah, hingga pusat oleh-oleh. Membludaknya wisatawan ini pun jadi sorotan banyak orang.
Sebenarnya bukan sekali dua kali jika Yogyakarta akan masuk ke dalam line up destinasi favorit untuk mengisi waktu luang, khususnya saat musim liburan. Yogyakarta seolah punya magnet tersendiri sehingga mampu menarik atensi masyarakat untuk datang lagi dan lagi. Namun, dari ribuan tempat wisata, ternyata ada beberapa lokasi yang selalu dipadati oleh wisatawan. Nah, bagi Anda yang ingin berlibur dengan tenang di Yogyakarta, mungkin tempat-tempat di bawah ini bisa dihindari di next holiday season.
Yuk, cari tahu di bawah!
Kawasan Malioboro

Source: unsplash.com/Agto Nugroho
Siapa yang tidak kenal dengan Malioboro? Pusat keramaian di antara keramaian. Malioboro selalu menjadi lokasi yang didamba-damba oleh wisatawan, baik domestic maupun mancanegara. Di kawasan ini, Anda bisa mendapatkan view perkotaan, dimana ada puluhan toko berjejer di sisi kanan dan kirinya, sedangkan jalan lurus searah membentang dari utara ke selatan, dari Tugu Yogyakarta menuju Kraton Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.
Selain pemandangan perkotaan yang khas, Malioboro pun dekat dengan berbagai fasilitas umum. Di sisi utara terdapat stasiun yang jadi pemberhentian kereta-kereta berbagai kategori. Di sepanjang jalan terdapat halte bus Trans Jogja. Sedangkan hotel-hotel dan penginapan berdiri tegap di antara pusat perbelanjaan. Di sini dekat penuh akan objek-objek menarik, seperti Pasar Bringharjo, Benteng Vredeburg, Titik Nol Kilometer, dan lain-lain. Tidak heran jika Malioboro bisa dikatakan sebagai pusat dari kegiatan masyarakat di Yogyakarta. Bisa dibayangkan seberapa ramainya area ini saat liburan tiba.
Kraton Yogyakarta

Source: Google Image
Dari Malioboro, wisatawan biasanya akan memadati Kraton Yogyakarta. Lokasinya ada di selatan Titik Nol Kilometer, tidak jauh dari pusat keramaian. Jika Anda berada di Malioboro, bagian depan dari kraton sudah bisa nampak. Kraton Yogyakarta juga akan diserbu wisatawan ketika musim libur tiba. Terlebih karena jam bukanya yang terbatas, jadi akan jauh lebih penuh karena pengunjung datang berebut antrean.
Kraton Yogyakarta merupakan kawasan istana Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang dibagi jadi beberapa bagian. Kraton jadi objek wisata berbasis budaya yang menyuguhkan nilai histori dari perjalanan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Banyak pernak-pernik yang bisa wisatawan saksikan di sini. Beberapa koleksi milik kraton turut diperlihatkan, seperti kereta, pakaian, peralatan makan, Kristal, dan lain-lain.
Pasar Ngasem

Source: Google Image
Di bulan Desember mungkin jadi yang teramai di Yogyakarta, siapa lagi kalau bukan Pasar Ngasem. Pasar ini terletak di barat Kraton Yogyakarta, masih dalam kawasan jero beteng dan bertetangga dengan Taman Sari. Beredar di media social, bahwa antrean di Pasar Ngasem mengular hingga ke jalan-jalan, sampai mengganggu lalu lintas pengendara yang lewat.
Pasar Ngasem banyak jadi tempat tujuan karena diakatakan menjual banyak jajanan tradisional yang menarik. Hal itu memang benar adanya, ketika pagi hari, banyak pedagang kuliner tradisional khas yang menjajakan dagangannya di sini. Mungkin juga beberapa di antaranya tidak bisa ditemukan di tempat lain. Faktor itulah yang membuat pasar ini penuh setiap hari selama masa liburan. Selain itu, tempatnya memang cukup vintage, dengan dinding tua yang sudah berlumut, rertuntuhan tidak rata, serta dekat dengan objek wisata lain. Sebagai alternative, jika Anda ingin mencari jajanan tradisional, Anda bisa mampir ke Pasar Pathuk yang ada di barat Malioboro atau Pasar Legi di Kotagede.
Taman Sari

Source: unsplash.com/Filipe Freitas
Ada di selatan Pasar Ngasem, Taman Sari jadi objek wisata budaya serta sejarah yang digemari. Di akhir pekan biasa saja, Taman Sari memang selalu diserbu oleh banyak wisatawan. Lokasinya memang ada di tengah pemukiman warga, sehingga kelihatan ramai dan menumpuk. Belum lagi sering ada mobil yang terparkir di pinggir jalan umum.
Taman Sari memang selalu jadi primadona bagi wisatawan di Yogyakarta. Bangunan tua ini dulunya adalah tempat singgah Raja Yogyakarta. Bagian menariknya ada kolam di tengah bangunan yang dulunya berfungsi sebagai tempat pemandian putri Raja. Sedangkan situs lain yang cukup mencuri atensi adalah Sumur Gumuling, sebuah tempat yang ada di bawah Taman Sari. Bukan sebuah ketidakmungkinan jika Taman Sari begitu ramai karena di sini Anda bisa belajar budaya, sejarah, dan cerita-cerita di masa lalu yang berkembang di masyarakat lokal.
Tugu Paal Putih

Source: unsplash.com/Electro Dog
Nah, kalau yang satu ini juga bisa disebut sebagai pusat dari wisata Yogyakarta. Lokasinya ada di sisi utara Malioboro, menjulang gagah di antara Jalan Margatama, Jalan A.M Sangaji, Jalan Sudirman, dan Jalan Pangeran Diponegoro. Di sekitar Tugu Yogyakarta itu banyak dibuka penginapan, toko, rumah makan, dan berbagai fasilitas lain, membuatnya semakin ramai. Baik tua muda berbagai latar belakang berkumpul jadi satu di kawasan Tugu Paal Putih pada musim libur. Sebab lokasinya yang ada di empat jalan utama, kadang-kadang terjadi kemacetan di kawasan ini.
Tugu Paal Putih atau Tugu Yogyakarta ini berada di tengah-tengah persimpangan. Sejarah mencatat bahwa Tugu Yogyakarta dibangun oleh Sri Sultan Hamengku Buwana I dan memiliki nama asli Tugu Golong Gilig. Desain aslinya masih bisa dilihat di sisi selatan tugu, dimana di sana ada miniature yang berkaitan dengan Sumbu Filosofi Yogyakarta.
Mall Pakuwon

Source: Pinterest/Ulfa Auliah
Kemacetan di Daerah Istimewa Yogyakarta juga dirasakan oleh pengunjung Mall Pakuwon. Pusat perbelanjaan ini berlokasi di wilayah Depok, Sleman. Tempatnya persis di sisi selatan Jalan Lingkar Utara, berdiri megah dan bercahaya. Mall ini bisa dikatakan sebagai yang terbesar di DIY, sehingga tidak heran kalau orang-orang berbondong-bondong ke sana. Apalagi menjelang akhir tahun kemarin, banyak acara yang digelar di mall ini.
Beberapa keluhan dirasakan pengunjung karena kemacetan yang menyerbu Mall Pakuwon. Bahkan untuk keluar dari parkiran saja butuh waktu yang lama. Kendaraan tumpah ruah di jalan membuat kemacetan di sekitar Mall Pakuwon. Namun, hal itu sepertinya tidak mengurangi minat masyarakat untuk datang ke Mall Pakuwon, sebab di sana banyak kegiatan yang bisa dilakukan, seperti nonton film, membeli fashion, bermain di timezone, hingga kulineran.
Pantai Parangtritis

Source: unsplash.com/Elang Wardhana
Dari utara, menuju ke selatan, ada Pantai Parangtritis sebagai tempat wisata yang diserbu oleh wisatawan dari berbagai kalangan. Parangtritis berlokasi di Kabupaten Bantul. Setiap musim liburan, tempat ini akan ramai, dari pagi hingga malam. Pesona pantai yang penuh cerita mistis ini bahkan sudah terkenal sampai manca negara.
Parangtritis memiliki pesona yang luar biasa. Panorama alamnya membentang, perbukitan yang hijau jadi latar birunya air laut. Pasir hitam berkilauan diterpa matahari yang menyengat. Pengunjung bisa bermain air, duduk sembari minum kelapa muda, atau naik kuda jika punya budget lebih. Sayangnya, saat liburan, Anda juga bisa melihat lautan manusia di sini.
Pantai di Gunungkidul

Source: unsplash.com/Pranav Prathap
Kemacetan juga terjadi di wilayah Gunungkidul, khususnya jalan menuju ke pantai. Gunungkidul memiliki banyak pantai cantik berpasir putih. Ombaknya besar dengan pemandangan alami yang masih asri. Dari social media, semakin banyak orang yang mengagumi keindahan pantai di Gunungkidul.
Sayang seribu sayang, jika Anda ingin datang saat liburan harus pikir-pikir dulu. Banyak jalan menuju pantai yang berukuran kecil, hanya bisa dilalui sepeda motor atau hanya satu mobil saja. Kemarin terjadi penumpukan kendaraan, sehingga kendaraan menumpuk dan mengular panjang. Jika ingin memaksa datang ke sini ketika libur, pastikan Anda pergi sejak pagi buta agar mendapatkan perjalanan yang nyaman.
Itu dia beberapa tempat yang kemarin begitu ramai ketika masa liburan. Bisa diprediksi di musim liburan mendatang, tempat-tempat di atas masih jadi favorit di kalangan wisatawan. Anda bisa mencari destinasi lain yang jauh lebih terjangkau untuk menikmati waktu senggang di kala liburan.
Selamat berlibur!
Comments:
Leave a Reply